Sunday, April 17, 2011

menang ya menang, kalah ya kalah

Menang ya menang, kalah ya kalah. Keduanya adalah hal  yang berbeda, teramat sangat berbeda. Secara teori menang adalah dapat mengalahkan (musuh, lawan, saingan), sedangkan kalah adalah tidak menang atau dl keadaan tidak menang (dl perkelahian, perang, pertandingan, pemilihan, dsb), keduanya adalah hal yang berbeda (sesuatu yg menjadikan berlainan (tidak sama) antara benda yg satu dan benda yg lain, dan tidak selalu benda). Entah kenapa hari ini aku terlalu memusingkan tentang kalah dan menang. Sejenak aku juga berpikir sama dengan banyak orang lainnya, walaupun kalah, sebenarnya aku yang menang, karena aku yang ngalah, but kalah ya kalah, menang ya menang. Hal yang berbeda gak bisa aku saling selipin satu sama lain dengan gampang. It’s just my argument.
Sekali lagi its just my argument. Karena sena dan hiruma aja pendapat mereka juga berbeda, kalau kata sena walaupun kalah bukan berarti kita kalah, yang menikmati permainan lah yang menang, berbalik dengan pendapat itu hiruma bilang kalau menang ya menang, kalah ya kalah, kalau menang kita akan mendapatkan segalanya, tapi kalau kalah kita akan kehilangan segalanya. Hmm, , , kayaknya aku lebih sependapat sama hiruma deh, kecuali yang “kalau kalah kita akan kehilangan segalanya”, menang iya mungkin kita akan mendapatkan segalanya, tapi kalah belum tentu kita kehilangan segalanya. Thanks for read beibi.